Pengertian Jagat Raya

No comment 27 views

Beberapa pengertian dasar tentang jagat raya adalah sebagai berikut:

Jagat raya, alam semesta, atau antariksa adalah ruang yang meluas ke segala arah, dan memiliki batas yang belum dapat diketahui.

1. Jagat raya di duga melengkung dan dalam keadaan memuai
2. Jagat raya terdiri atas galaksi-galaksi atau sistem bintang yang banyak sekali, salah satu di antaranya adalah galaksi bimasakti.
3. Galaksi-glaksi terdiri atas benda-benda langit yang membentuk sistem bintang yang kecil-kecil.

Di dalam jagat raya atau antariksa terdapat ribuan galaksi yang merupakan gugusan bintang, dan salah satu diantaranya adalah milley way atau bimasakti, jadi jagat raya adalah ruang yang sulit diketahui atau dibayangkan luasnya.

Pengertian Jagat Raya

Pengertian Jagat Raya

Namun demikian, hasil penelitian para ahli astronomi menyatakan bahwa jagat raya ini memiliki batas-batas dan dalam keadaan memuai.

Jarak antara sebuah galaksi dengan galaksi lain diperkirakan rata-rata lebih dari satu juta tahun cahaya. Jika galaksi-galaksi itu di gambarkan sebagai lingkaran-lingkaran dengan garis tengah 1 cm, jarak antara satu galaksi dengan galaksi yang lain dapat mencapai 10 cm dan ruang-ruang diantaranya kosong.

Galaksi adalah kumpulan bintang, planet, gas, nebula, dan benda-benda langit lainnya yang membentuk pulau-pulau di dalam ruang hampa jagat raya. Keberadaan galaksi dapat di lihat atau di deteksi dengan teleskop.

Teleskop yang kuat mampu mendeteksi satu miliar galaksi dengan diameter mulai dari seribu sampai 6 juta tahun cahaya (TC). Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh dalam waktu 1 tahun atau sekitar 9,461×1015 meter
Secara umum, bentuk-bentuk galaksi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu sebabgai berikut:

a. Galaksi spiral, galaksi jenis ini berbentuk seperti roda atau kincir, dengan lengan-lengan berbentuk spiral keluar dari pusat yang terang (jumlahnya kira-kira 60% dari seluruh galaksi).

b. Galaksi spiral berpalang, lengan-lengan spiral galaksi jenis ini keluar dari bagian ujung suatu pusat yang berbentuk memanjang sekitar 18% dari seluruh galaksi merupakan galaksi spiral berpalang.

c. Galaksi elips, galaksi jenis ini berbentuk elips, mulai dari berbentuk bulat hingga berbentuk sangat lonjong (jumlahnya sekitar 18% dari seluruh galaksi)

d. Galaksi tak beraturan, sekitar 4% dari seluruh galaksi di alam semesta berbentuk tak beraturan atau tidak memiliki bentuk tertentu.

Ciri-ciri galaksi adalah sebagai berikut:
a. Galaksi mempunyai cahaya sendiri, bukan cahaya pantuan
b. Galaksi-galaksi lain dapat terlihat berada di luar galaksi bimasakti
c. Jarak antara galaksi yang satu dengan galaksi yang lain sejauh jutaan tahun cahaya
d. Galaksi mempunyai bentuk-bentuk tertentu, misalnya spiral, elips, dan tak beraturan

Menurut para ahli astronomi, ruang antara galaksi yang satu dengan yang lainnya tidak kosong, tetapi mengandung materi yang disebut zat antar galaksi. Zat antar galaksi ini seperti zat antar bintang yang terdiri atas proton, elektron, dan ion lain yang bergerak simpang siur dalam jagat raya.
Ada beberapa macam galaksi yang sudah di ketahui manusia, antara lain sebagai berikut:

a. Galaksi bimasakti

Galaksi bimasakti merupakan galaksi tempat bumi berada. Galaksi ini memiliki bentuk spiral dengan diameter kira-kira 100.000 tahun cahaya.

b. Galaksi magellan

Galaksi magellan merupakan galaksi yang paling dekat dengan galaksi bimasakti, jaraknya kurang lebih 160.00 tahun cahaya dari galaksi bimasakti dan berada dibelahan langit selatan.

c. Galaksi sculptor

Galaksi sculptor berjarak 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi bimasakti, galaksi ini berbentuk spiral.

d. Galaksi jauh

Galaksi-galaksi yang terletak lebih dari 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi bimasakti tergolong galaksi jauh. Contoh galaksi jauh adalah galaksi Whirlpool yang berjarak 234 juta tahun cahaya dari galaksi bimasakti.

author
No Response

Leave a reply "Pengertian Jagat Raya"