Kelemahan dan kelebihan teori Waisya

No comment 25 views

Kelemahan dan kelebihan teori Waisya

Kelemahan dan kelebihan teori Waisya

Indonesia merupakan negara kepulauan yang letaknya strategis, berada di jalur pelayaran yang menghubungkan negara-negara barat dan timur. Berlabuhnya kapal-kapal dagang berbagai bangsa membuat masyarakat indonesia tidak dapat menghindar dari pengaruh luar.

Faktor lainnya adalah alam, seperti pola angin musim yang berubah setiap enam bulan sekali, yang memudahkan kapal-kapal dagang itu singgah di indonesia dalam waktu cukup lama.

Hubungan dagang antara indonesia dan india di awali sejak tahun 1 M. hubungan perdagangan ini di ikuti pula dengan hubungan kebudayaan seperti agama, sistem pemerintahan, sosial dan budaya sehingga terjadi percampuran kebudayaan di antara dua negara tersebut. Hubungan ini membuat bangsa indonesia mengenal agama Hindu dan Buddha.

Ada beberapa teori (hipotesis) terkait proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha ke indonesia

Teori ini di kemukakan oleh N.J Krom, didasarkan pada alasan bahwa motivasi terbesar datangnya bangsa india ke indonesia adalah untuk berdagang. Golongan terbesar yang datang ke indonesia adalah para pedagang india (kasta Waisya).

Mereka bermukim di indonesia, bahkan menikah dengan orang indonesia dan kemudian aktif melakukan hubungan sosial tidak saja dengan masyarakat indonesia secara umum tetapi juga dengan pemimpin kelompok masyarakat. Lewat interaksi itu mereka menyebarkan dan memperkenalkan agama dan kebudayaan mereka.

Teori Waisya di ragukan kebenarannya, jika para pedagang yang berperan terhadap penyebaran kebudayaan, maka pusat-pusat kebudayaan mestinya hanya terdapat di wilayah perdagangan saja, seperti di pelabuhan atau di pusat kota yang ada di dekatnya. Kenyataannya, pengaruh kebudayaan hindu ini banyak terdapat di wilayah pedalaman, seperti di buktikan dengan adanya kerajaan-kerajaan bercorak hindu di pedalaman Pulau Jawa.

Kelebihan teori Waisya:

Banyaknya sumber daya alam di Indonesia membuat para Waisya (kelompok pedagang) tertarik untuk bertransaksi jual beli di Indonesia. Pada saat itu, kebanyakan pedagang yang datang ke Indonesia berasal dari India yang merupakan pusat agama hindu, sehingga ketika mereka berdagang, mereka juga menyebarkan ajaran agama Hindu dan Buddha.

Kelemahan teori Waisya:

Para pedagang yang termasuk dalam kasta Waisya tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa yang umumnya hanya dikuasai oleh kasta Brahmana.

Bantahan para ahli terhadap teori waiya:

Motif mereka datang sekedar untuk berdagang bukan untuk menyebarkan agama Hindu sehingga hubungan yang terbentuk antara penduduk setempat bahkan pada raja dengan para saudagar (pedagang India) hanya seputar perdagangan dan tidak akan membawa perubahan besar terhadap penyebaran agama Hindu.

Mereka lebih banyak menetap di daerah pantai untuk memudahkan kegiatan perdagangannya. Mereka datang ke Indonesia untuk berdagang dan jika mereka singgah mungkin hanya sekedar mencari perbekalan untuk perjalanan mereka selanjutnya atau untuk menunggu angin yang baik yang akan membawa mereka melanjutkan perjalanan. Sementara itu kerajaan Hindu di Indonesia lebih banyak terletak di daerah pedalaman seperti Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sehingga, penyebarluasan agama Hindu tidak mungkin dilakukan oleh kaum Waisya yang menjadi pedagang.

Meskipun ada perkampungan para pedagang India di Indonesia tetapi kedudukan mereka tidak berbeda dengan rakyat biasa di tempat itu, mereka yang tinggal menetap sebagaian besar hanyalah pedagang-pedagang keliling sehingga kehidupan ekonomi mereka tidak jauh berbeda dengan penduduk setempat. Sehingga pengaruh budaya yang mereka bawa tidaklah membawa perubahan besar dalam tatanegara dan kehidupan keagamaan masyarakat setempat.

Kaum Waisya tidak mempunyai tugas untuk menyebarkan agama Hindu sebab yang bertugas menyebarkan agama Hindu adalah Brahmana. Lagi pula para pedagang tidak menguasai secara mendalam ajaran agama Hindu dikarenakan mereka tidak memahami bahasa Sansekerta sebagai pedoman untuk membaca kitab suci Weda.
Tulisan dalam prasasti dan bangunan keagamaan Hindu yang ditemukan di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang hanya digunakan oleh Kaum Brahmana dalam kitab-kitab Weda dan upacara keagamaan.

author
No Response

Leave a reply "Kelemahan dan kelebihan teori Waisya"